Setelah
selesai pertandingan tersebut, lalu Nabi SAW keluar dari ‘arisy untuk mengatur
barisan tentaranya sambil memberi pengarahan tentang cara-caranya orang
melepaskan anak panahnya kepada musuh dan lain
sebagainya.
Tampilkan postingan dengan label Tarikh Nabi Muhammad SAW. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tarikh Nabi Muhammad SAW. Tampilkan semua postingan
Minggu, 07 Februari 2016
Kedatangan tentara Quraisy dan doa Nabi SAW
Sesudah
tentara Islam mendapat tempat yang baik, dan keadaan air pun tidak kekurangan,
serta berbenteng di gunung-gunung yang begitu kokoh lagi pula tempat bagi Nabi
SAW telah selesai dibuat, dan kemah-kemah yang dipergunakan tempat beristirahat
oleh masing-masing tentara telah selesai dipasang juga, maka ketika itu
datanglah pasukan tentara musyrikin Quraisy dengan sombong dan
congkak.
Membuat ‘Arisy untuk Rasulullah SAW
Setelah
Nabi SAW dan kaum muslimin berpindah ke tempat yang diusulkan Hubab, selanjutnya
di tempat tersebut shahabat Sa’ad bin Mu’adz mengemukakan pendapatnya kepada
Nabi SAW, ia berkata,
Jumat, 29 Januari 2016
Permohonan Nabi SAW Kepada Allah
Nabi
SAW bersama tentara Islam setelah mendengar khabar dari budak kaum Quraisy
tersebut dan beliau memperkirakan, bahwa tentara Quraisy lebih kurang ada 1000
orang, dan sudah tentu dengan bersenjata lengkap serta persediaan cukup.
Kekacauan tentara Quraisy di tengah jalan
Diriwayatkan,
bahwa dalam perjalanan dikalangan tentara Quraisy telah timbul kekacauan yang
hebat.
Bermula
setelah angkatan perdagangan Quraisy yang dikepalai oleh Abu Sufyan telah dapat
melepaskan diri dari kejaran pasukan kaum Muslimin,
Nabi SAW Melanjutkan Perjalanan Menuju Badr
Setelah
Nabi SAW bermusyawarah dengan para shahabatnya, beliau lalu meneruskan
perjalanan, dan beliau bersabda :
اَبْشِرُوْا، فَاِنَّ اللهَ قَدْ وَعَدَنِى اِحْدَى الطَّائِفَتَيْنِ،
وَ اللهِ لَكَأَنِّى اَنْظُرُ اِلَى مَصَارِعِ اْلقَوْمِ. الكامل 2:18
Senin, 21 Desember 2015
Perintah Puasa Ramadhan
Menurut
riwayat, bahwa Nabi SAW dan sahabat-sahabatnya sebelum mendapat perintah Allah
supaya mengerjakan puasa bulan Ramadlan, pada masa itu Nabi dan kaum muslimin
telah mengerjakan puasa tiga hari pada tiap-tiap bulan.
Yakni pada tanggal 13, 14 dan 15, dan pada tiap tanggal 10
bulan (Muharram). Kemudian pada bulan Sya'ban tahun kedua hijrah, Allah
menurunkan wahyu kepada Nabi SAW
:
Perpalingan Qiblat
Menurut
riwayat, bahwa sejak hijrah ke Madinah jika mengerjakan shalat, Nabi SAW
menghadap ke Baitul Maqdis, sampai lebih kurang 16 bulan
lamanya.
Shahabat Saa'd bin Abu Waqqash dan 'Utbah bin Ghazwan pulang ke Madinah
Ketika
pasukan Abdullah bin Jahsy tiba di Madinah, Sa'ad bin Abi Waqqash dan 'Utbah bin
Ghazwan yang terpisah dari rombongan karena tersesat jalan itu belum kembali ke
Madinah. Setelah ada kejadian-kejadian tersebut di atas
Rabu, 16 Desember 2015
Wahyu Allah Diturunkan
Sehubungan
dengan kejadian tersebut maka Allah menurunkan wahyu kepada Nabi SAW :
يَسْئَلُوْنَكَ عَنِ الشَّهْرِ اْلحَرَامِ قِتَالٍ فِيْهِ، قُلْ قِتَالٌ
فِيْهِ كَبِيْرٌ، وَ صَدٌّ عَنْ سَبِيْلِ اللهِ وَ كُفْرٌ بِه وَ اْلمَسْجِدِ
اْلحَرَامِ وَ اِخْرَاجُ اَهْلِه مِنْهُ اَكْبَرُ عِنْدَ اللهِ،
Tawanan dan Rampasan yang Pertama Kali
Ketika
pasukan 'Abdullah bin Jahsy yang hanya sedikit itu mendapati angkatan
perdagangan kaum Quraisy, lalu mereka bermusyawarah.
Dan akhirnya mereka sepakat untuk menyerang angkatan
perdagangan tersebut dan merampasnya. Maka terjadilah peperangan, dan
'Amr bin Al-Hadlramiy (kepala angkatan Quraisy tersebut) terkena panah Waqid bin
'Abdullah sehingga tewas. Kemudian
kawan-kawan 'Amr bin Al-Hadlramiy yaitu 'Utsman bin 'Abdullah, Hakam bin Kaisan
dan Naufal bin 'Abdullah berhasil ditawan.
Selasa, 15 Desember 2015
Berbagai Peristiwa Penting
Sebelum
membahas peperangan yang dilakukan Rasulullah SAW perlu kita ketahui bahwa
peperangan pada zaman Rasulullah SAW itu ada 2 macam, yaitu
:
1. Sariyyah
ialah peperangan yang dilakukan oleh pasukan tentara Islam yang dikirim oleh
Nabi SAW, sedangkan beliau tidak turut di dalamnya.
2. Ghazwah ialah peperangan yang Nabi SAW
turut di dalamnya.
Sabtu, 12 Desember 2015
Akibat dan bahaya bagi kaum muslimin yang tidak mau berjihad di saat diperlukan
Nabi
Muhammad SAW pernah bersabda :
اِذَا تَرَكْتُمُ اْلجِهَادَ سَلَّطَ اللهُ عَلَيْكُمْ ذُلاًّ لاَ
يَنْزِعُهُ شَيْءٌ حَتَّى تَرْجِعُوْا اِلَى دِيْنِكُمْ. ابو داود عن ابن عمر
Apabila
kamu meninggalkan jihad, Allah pasti menurunkan atas kamu kehinaan, dan tidak
ada sesuatu yang bisa menghilangkannya sehingga kamu kembali kepada
agamamu.
[HR. Abu Dawud, dan lainnya, dari Ibnu 'Umar RA]
Kewajiban berjihad bagi kaum muslimin tetap berlaku di sepanjang masa
Sekalipun
bagaimana luasnya arti jihad sepanjang pimpinan Islam (Al-Qur'an dan As-Sunnah),
namun hukum berjihad tetap berlaku bagi kaum muslimin di sepanjang masa, karena
tidak didapat satu keteranganpun baik dari Al-Qur'an maupun dari hadits shahih
yang menunjukkan bahwa hukum jihad telah dihapuskan.
Persiapan Nabi dan kaum muslimin untuk mempertahankan Islam
Sebelum
mereka (musuh-musuh Islam) mulai menyerang kaum muslimin, Allah menurunkan wahyu
kepada Nabi SAW :
اُذِنَ لِلَّذِيْنَ يُقَاتَلُوْنَ بِاَنَّهُمْ ظُلِمُوْا، وَ اِنَّ
اللهَ عَلى نَصْرِهِمْ لَقَدِيْرٌ. الَّذِيْنَ اُخْرِجُوْا مِنْ دِيَارِهِمْ
بِغَيْرِ حَقّ اِلاَّ اَنْ يَّقُوْلُوْا رَبُّنَا اللهُ، وَ لَوْلاَ دَفْعُ اللهِ
النَّاسَ بَعْضَهُمْ بِبَعْضٍ لَّهُدّمَتْ صَوَامِعُ وَبِيَعٌ وَّصَلَوَاتٌ وَّ
مَسَاجِدُ يُذْكَرُ فِيْهَا اسْمُ اللهِ كَثِيْرًا.
Jumat, 11 Desember 2015
Islam Disebarkan Bukan Dengan Paksaan
Orang
yang mengatakan bahwasanya Islam itu tersiarnya dengan pedang atau dengan
peperangan, itu adalah tuduhan yang membabi buta dan berasal dari orang yang
tidak mengenal kebenaran.
Tarikh Nabi Muhammad SAW (ke-59)
Dari
penjelasan yang lalu, mengertilah kita bahwa jihad itu bukan hanya berperang di
medan
pertempuran saja, tetapi lebih luas lagi. Untuk melengkapi keterangan tersebut
baiklah kita perhatikan penjelasan Syaikh Thanthawi Jauhari di dalam kitabnya
"Al-Qur'an wal 'Ulumul 'Ashriyah" sebagai berikut
Selasa, 08 Desember 2015
Jihad fi Sabilillah
Sebelum
melanjutkan tarikh Nabi Muhammad SAW dengan riwayat peperangan-peperangan antara
Nabi SAW dan kaum muslimin di satu pihak dengan kaum musyrikin dan kafirin di
lain pihak, lebih dahulu kami ketengahkan tentang Jihad fi Sabilillah,
Jumat, 04 Desember 2015
Islamnya Abdullah bin Salam
Abdullah
bin Salam, nama kecilnya adalah Hushain bin Salam bin
Harits, dari keturunan Nabi Yusuf bin Ya'qub AS. Ia
adalah seorang pendeta dan ulama Yahudi dari Bani Qainuqa' yang paling dalam
pengetahuannya tentang kitab Taurat.
Perdebatan para Pendeta Yahudi dengan Pendeta-pendeta Nashrani Najran Semakin Memuncak
Para
pendeta Yahudi dan pendeta Nashrani Najran, setelah mereka itu memperdebatkan
tentang agama Nabi Ibrahim dan tentang ketuhanan masing-masing, orang Yahudi
menganggap 'Uzair adalah putera Allah dan orang Nashrani menganggap 'Isa adalah
putera Allah, lalu mereka pun saling menuduh dan saling
menyalahkan.
Langganan:
Postingan (Atom)