Senin, 21 Desember 2015

Tuntunan Salam

8. Ucapkanlah Salam Kepada Keluarga
Memberi salam bukan hanya kepada orang lain dan tidak pula khusus untuk memasuki rumah orang lain saja, tetapi dianjurkan juga ketika kita akan memasuki rumah sendiri. Oleh karena itu lakukanlah hal ini seperti anjuran Nabi SAW kepada Anas sebagaimana dalam riwayat berikut :

عَنْ اَنَسٍ قَالَ: قَالَ لِيْ رَسُوْلُ اللهِ ص: يَا بُنَيَّ اِذَا دَخَلْتَ عَلَى اَهْلِكَ فَسَلِّمْ تَكُنْ بَرَكَةً عَلَيْكَ وَ عَلَى اَهْلِ بَيْتِكَ. الترمذى
Dari Anas, ia berkata : Rasulullah SAW telah bersabda kepadaku, “Hai anakku, apabila kamu masuk ke rumah keluargamu maka berilah salam, karena ia akan menjadi barakah untukmu dan untuk keluargamu”. [HR. Tirmidzi]
9. Mengucapkan Salam Kepada Anak-anak
Jika kita melewati anak-anak yang sedang bermain atau bertemu mereka di jalan dianjurkan mengucapkan salam kepada mereka, seperti yang dilakukan Nabi SAW dan shahabat beliau, sebagaimana riwayat berikut ini :
عَنْ اَنَسِ بْنِ مَالِكٍ اَنَّهُ مَرَّ عَلَى صِبْيَانٍ فَسَلَّمَ عَلَيْهِمْ وَ قَالَ: كَانَ النَّبِيُّ ص يَفْعَلُهُ. البخارى
Dari Anas bin Malik bahwasanya ia melewati anak-anak, lalu ia memberi salam kepada mereka, dan ia berkata, “Nabi SAW (juga) berbuat begitu”. [HR. Bukhari]
عَنْ سَيَّارٍ قَالَ: كُنْتُ اَمْشِى مَعَ ثَابِتٍ اْلبُنَانِيِّ فَمَرَّ بِصِبْيَانٍ فَسَلَّمَ عَلَيْهِمْ وَ حَدَّثَ ثَابِتٌ اَنَّهُ كَانَ يَمْشِى مَعَ اَنَسٍ فَمَرَّ بِصِبْيَانٍ فَسَلَّمَ عَلَيْهِمْ، وَ حَدَّثَ اَنَسٌ اَنَّهُ كَانَ يَمْشِى مَعَ رَسُوْلِ اللهِ ص فَمَرَّ بِصِبْيَانٍ فَسَلَّمَ عَلَيْهِمْ. مسلم
Dari Sayyar, ia berkata, “Dahulu aku berjalan bersama Tsabit Al-Bunaniy, lalu melewati sekumpulan anak-anak, kemudian ia memberi salam kepada mereka. Kemudian Tsabit bercerita, bahwasanya dahulu dia berjalan bersama Anas, lalu melewati anak-anak, kemudian Anas memberi salam kepada mereka. Dan Anas menceritakan, bahwasanya ia dahulu berjalan bersama Rasulullah SAW lalu melewati anak-anak, kemudian Rasulullah SAW memberi salam kepada mereka”. [HR. Muslim]
10. Berkirim Salam serta Jawabnya
Jika ada seorang Islam berkirim salam kepada kita melalui orang lain, maka wajib bagi kita membalas salamnya itu :
عَنْ غَالِبٍ قَالَ: اِنَّا لَجُلُوْسٌ بِبَابِ اْلحَسَنِ، اِذْ جَاءَ رَجُلٌ فَقَالَ: حَدَّثَنِى اَبِى عَنْ جَدِّىْ قَالَ: بَعَثَنِى اَبِى اِلَى رَسُوْلِ اللهِ ص، فَقَالَ: اِئْتِهِ فَاقْرَأْهُ السَّلاَمَ، قَالَ: فَاَتَيْتُهُ فَقُلْتُ: اِنَّ اَبِى يُقْرِئُكَ السَّلاَمَ، فَقَالَ:  عَلَيْكَ وَ عَلَى اَبِيْكَ السَّلاَمُ. ابو داود
Dari Ghalib ia berkata : Dahulu kami sedang duduk di pintunya Al-Hasan (Al-Bashriy), tiba-tiba seorang laki-laki datang lalu berkata, “Ayahku menceritakan kepadaku, bersumber dari kakekku yang berkata, “Ayahku menyuruhku datang kepada Rasulullah SAW”. Ia berkata, “Datanglah kepada beliau dan sampaikanlah salamku kepada beliau”. Lalu ia berkata : Lalu aku datang kepada beliau dan berkata, “Sesungguhnya ayahku mengucapkan salam kepadamu”. Maka Nabi SAW menjawab, “ ‘Alaika wa ‘alaa abiikas salaam (Semoga keselamatan atas kamu dan atas bapakmu)”. [HR, Abu Dawud]
عَنْ اَبِى سَلَمَةَ اَنَّ عَائِشَةَ حَدَّثَتْهُ: اَنَّ النَّبِيَّ ص قَالَ لَهَا: اِنَّ جِبْرِيْلَ يَقْرَأُ عَلَيْكِ السَّلاَمَ. فَقَالَتْ: وَ عَلَيْهِ السَّلاَمُ وَ رَحْمَةُ اللهِ. ابو داود

Dari Abu Salamah, ia berkata : Bahwasanya ‘Aisyah menceritakan kepadanya : Sesungguhnya Rasulullah SAW bersabda kepada ‘Aisyah, “Sesungguhnya Jibril berkirim salam kepadamu”. Lalu ‘Aisyah menjawab, “Wa ‘alaihis-salaam wa rahmatullaah (Semoga keselamatan dan rahmat Allah atasnya)”. [HR. Abu Dawud]

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar