Selasa, 15 Desember 2015

Larangan Laki-laki Menyerupai Wanita dan Wanita Menyerupai Laki-laki

Laki-laki yang sengaja menyerupai wanita dalam berpakaian, berdandan, bertingkah laku, berbicara, bergaya dan sebagainya adalah haram. Demikian pula wanita yang menyerupai laki-laki, berdasarkan hadits-hadits sebagai berikut :

عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ رض قَالَ: لَعَنَ رَسُوْلُ اللهِ ص اْلمُتَشَبِّهِيْنَ مِنَ الرِّجَالِ بِالنِّسَاءِ، وَ اْلمُتَشَبِّهَاتِ مِنَ النِّسَاءِ بِالرِّجَالِ. البخارى و ابو داود و الترمذى و النسائى و ابن ماجه و الطبرانى و عنده: اَنَّ امْرَأَةً مَرَّتْ عَلَى رَسُوْلِ اللهِ ص مُتَقَلِّدَةً قَوْسًا، فَقَالَ: لَعَنَ اللهُ اْلمُتَشَبِّهَاتِ مِنَ النِّسَاءِ بِالرِّجَالِ وَ اْلمُتَشَبِّهِيْنَ مِنَ الرِّجَالِ بِالنِّسَاءِ. و فى رواية البخارى: لَعَنَ رَسُوْلُ اللهِ ص اْلمُخَنَّثِيْنَ مِنَ الرِّجَالِ وَ اْلمُتَرَجِّلاَتِ مِنَ النِّسَاءِ.
Dari Ibnu 'Abbas RA, ia berkata, Rasulullah SAW melaknat orang laki-laki yang menyerupai wanita dan wanita yang menyerupai laki-laki. [HR. Bukhari, Abu Dawud, Tirmidzi, Nasai dan Ibnu Majah. Dan bagi Thabrani, (Ibnu Abbas berkata)] : Ada seorang wanita berselempang busur panah lewat di depan Rasulullah SAW, maka beliau bersabda : "Allah melaknat para wanita yang menyerupai laki-laki dan para laki-laki yang menyerupai wanita". [Dan di dalam satu riwayat bagi Bukhari], Rasulullah SAW melaknat para laki-laki yang bergaya seperti wanita dan para wanita yang bergaya seperti laki-laki.
عَنْ اَبِى هُرَيْرَةَ رض قَالَ: لَعَنَ رَسُوْلُ اللهِ ص الرَّجُلَ يَلْبَسُ لِبْسَةَ اْلمَرْأَةِ، وَ اْلمَرْأَةَ تَلْبَسُ لِبْسَةَ الرَّجُلِ. ابو داود و النسائى و ابن ماجه و ابن حبان فى صحيحه و الحاكم و قال: صحيح على شرط مسلم
Dari Abu Hurairah RA, ia berkata, "Rasulullah SAW melaknat orang laki-laki yang memakai pakaian wanita, dan wanita yang memakai pakaian laki-laki". [HR. Abu Dawud, Nasai, Ibnu Majah, Ibnu Hibban di dalam shahihnya dan Al-Hakim, ia berkata : "Shahih atas syarath Muslim"].
عَنْ رَجُلٍ مِنْ هُذَيْلٍ قَالَ: رَأَيْتُ عَبْدَ اللهِ بْنَ عَمْرِو بْنِ اْلعَاصِ رض، وَ مَنْزِلُهُ فِى اْلحِلِّ، وَ مَسْجِدُهُ فِى اْلحَرَمِ قَالَ: فَبَيْنَا اَنَا عِنْدَهُ رَأَى اُمَّ سَعِيْدٍ بِنْتَ اَبِى جَهْلٍ مُتَقَلِّدَةً قَوْسًا، وَ هِيَ تَمْشِى مِشْيَةَ الرَّجُلِ، فَقَالَ عَبْدُ اللهِ: مَنْ هذِهِ؟ فَقُلْتُ: هذِهِ اُمُّ سَعِيْدٍ بِنْتُ اَبِى جَهْلٍ، فَقَالَ: سَمِعْتُ رَسُوْلَ اللهِ ص يَقُوْلُ: لَيْسَ مِنَّا مَنْ تَشَبَّهَ بِالرِّجَالِ مِنَ النِّسَاءِ، وَ لاَ مَنْ تَشَبَّهَ بِالنِّسَاءِ مِنَ الرِّجَالِ. احمد
Dari seorang laki-laki suku Hudzail ia berkata : Saya pernah melihat Abdullah bin Amr bin 'Ash RA, orang tersebut rumahnya di tanah halal sedang masjidnya di tanah haram. Orang tersebut berkata : Pada suatu ketika saya sedang berada di sisinya, kemudian dia (Abdullah bin 'Amr) melihat Ummu Sa'id binti Abu Jahal berselempang busur panah berjalan seperti berjalannya orang laki-laki, lalu Abdullah (bin Amr)  bertanya : "Siapa wanita ini ?" Lalu aku menjawab : "Ini Ummu Sa'id binti Abu Jahal". Kemudian dia berkata : Aku mendengar Rasulullah SAW bersabda, "Bukan dari golongan kita wanita yang menyerupai laki-laki dan laki-laki yang menyerupai wanita". [HR. Ahmad]
عَنْ اَبِى هُرَيْرَةَ رض قَالَ: لَعَنَ رَسُوْلُ اللهِ ص مُخَنَّثِى الرِّجَالِ الَّذِيْنَ يَتَشَبَّهُوْنَ بِالنِّسَاءِ وَ اْلمُتَرَجِّلاَتِ مِنَ النِّسَاءِ اْلمُتَشَبِّهَاتِ بِالرِّجَالِ، وَ رَاكِبَ اْلفَلاَةِ وَحْدَهُ. احمد و رجاله الصحيح الا طيب بن محمد، و فيه مقال و الحديث حسن
Dari Abu Hurairah RA ia berkata, "Rasulullah SAW melaknat para lelaki yang bergaya perempuan, yaitu orang-orang laki-laki yang menyerupai wanita (dan melaknat pula) para wanita yang bergaya laki-laki yaitu para wanita yang menyerupai laki-laki (dan melaknat) orang yang bepergian jauh sendirian". [HR. Ahmad]
عَنْ اَبِى هُرَيْرَةَ رض قَالَ: اُتِيَ رَسُوْلُ اللهِ ص بِمُخَنَّثٍ قَدْ خَضَبَ يَدَيْهِ وَ رِجْلَيْهِ بِاْلحِنَّاءِ، فَقَالَ رَسُوْلُ اللهِ ص: مَا بَالُ هذَا؟ قَالُوْا: يَتَشَبَّهُ بِالنِّسَاءِ، فَأُمِرَ بِهِ فَنُفِيَ اِلَى النَّقِيْعِ فَقِيْلَ: يَا رَسُوْلَ اللهِ، اَلاَ تَقْتُلُهُ؟ فَقَالَ: اِنِّى نُهِيْتُ عَنْ قَتْلِ اْلمُصَلِّيْنَ. ابو داود
Dari Abu Hurairah RA, ia berkata : Dibawa kepada Rasulullah SAW seorang laki-laki yang berlagak seperti wanita, dia memberi warna dengan hinna' (quitec) pada (kuku-kuku) kedua tangan dan kakinya. Maka Rasulullah SAW bertanya : "Kenapa orang ini ?" Para sahabat menjawab : "Orang laki-laki itu berlagak seperti wanita". Lalu diperintahkan (oleh Rasulullah) supaya orang tersebut diasingkan ke Naqi', lalu ditanyakan kepada beliau, "Ya Rasulullah, apakah tidak engkau bunuh saja orang itu ?" Beliau menjawab, "Sesungguhnya aku dilarang membunuh orang-orang yang shalat". [HR. Abu Dawud]
عَنِ ابْنِ عُمَرَ رض قَالَ: قَالَ رَسُوْلُ اللهِ ص: ثَلاَثَةٌ لاَ يَدْخُلُوْنَ اْلجَنَّةَ: َاْلعَاقُّ لِوَالِدَيْهِ، وَ الدَّيُّوْثُ، وَ رَجُلَةُ النِّسَاءِ. النسائى و البزار و الحاكم و اللفظ له و قال: صحيح الاسناد
Dari Ibnu Umar RA ia berkata , Rasulullah SAW bersabda : "Ada tiga orang yang tidak akan masuk surga, yaitu : 1. Orang yang durhaka kepada kedua orang tuanya, 2. orang yang membiarkan perbuatan keji pada keluarganya, dan 3. wanita yang menyerupai laki-laki". [HR. Nasai, Al-Bazar dan Al-Hakim, lafadh itu baginya, ia berkata : "Shahih isnadnya"].
عَنْ عَمَّارِ بْنِ يَاسِرٍ رض عَنْ رَسُوْلِ اللهِ ص قَالَ: ثَلاَثَةٌ لاَ يَدْخُلُوْنَ اْلجَنَّةَ اَبَدًا: الدَّيُّوْثُ، وَ الرَّجُلَةُ مِنَ النِّسَاءِ، وَ مُدْمِنُ اْلخَمْرِ. قَالُوْا: يَا رَسُوْلَ اللهِ، اَمَّا مُدْمِنُ اْلخَمْرِ فَقَدْ عَرَفْنَاهُ، فَمَا الدَّيُّوْثُ؟ قَالَ: الَّذِى لاَ يُبَالِى مَنْ دَخَلَ عَلَى اَهْلِهِ. قُلْنَا: فَمَا الرَّجُلَةُ مِنَ النِّسَاءِ؟ قَالَ: الَّتِى تَشَبَّهُ بِالرِّجَالِ. الطبرانى

Dari 'Ammar bin Yasir RA, dari Rasulullah SAW, beliau bersabda, "Ada tiga orang yang tidak akan masuk surga selamanya, yaitu : 1. Ad-dayyus, 2. Ar-rajulah minan nisaa', dan 3. Peminum khamr". Para sahabat bertanya, "Ya Rasulullah, kalau peminum khamr kami sudah mengetahuinya, lalu Ad-dayyus itu apa ?" Beliau menjawab, "Yaitu orang yang tidak mempedulikan siapa yang masuk kepada keluarganya". Kami bertanya lagi, "Lalu yang dimaksud Ar-rajulah minan nisaa' itu apa ?" Beliau menjawab, "Yaitu wanita yang menyerupai laki-laki". [HR. Thabrani]

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar